Kajian ke-123

Anak-anak Sangat Butuh Didoakan

  • Ustadz H. Taryudi, Lc., M.Ag.
  • Ahad, 28 Rabiul Awwal 1447 H/ 21 September 2025 M
  • 2 menit baca
  • 1
Pratinjau video Anak-anak Sangat Butuh Didoakan

Materi kajian tersedia

123_anak-anak-sangat-butuh-didoakan.pdf · 150 KB

Unduh PDF

رُوَيْنَا فِى صَحِيْحِ الْبُخَارِيِّ رَحِمَهُ اللَّهُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ : أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ وَيَقُوْلُ : إِنَّ أَبَاكُمَا كَانَ يُعَوِّذُ بِهَا إِسْمَاعِيْلَ وَإِسْحَاقَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ وَسَلَّمَ

Diriwayatkan kepada kami dalam Sahih al-Bukhari rahimahullah (semoga Allah merahmatinya) dari Ibnu Abbas radhiyallah ‘anhuma yang berkata: Rasulullah saw meminta perlindungan Allah untuk Hasan dan Husein seraya berdoa: Aku berlindung untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setan, binatang berbisa atau berbahaya, dan pandangan jahat.Nabi kemudian bersabda, “Ayah kalian berdua-Nabi Ibrahim-selalu minta perlindungan Allah untuk Ismail dan Ishaq.” (Imam Nawawi, Kitab al-Adzkar).

Dari Hadis di atas, diketahui bahwa Nabi saw mohon perlindungan Allah untuk cucu beliau, Sayyidina Hasan dan Husein dengan membaca doa berikut ini:

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

A’udzu bi kalimatillahi at-tammati min kulli syaithanin wa hammatin wa min kulli ‘ainin lammatin

Artinya: Aku berlindung untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setan, binatang berbisa atau berbahaya, pandangan jahat.”

Melalui doa ini, Nabi saw ingin mengajarkan umatnya bahwa orang tua punya tanggung jawab besar terhadap buah hatinya. Ada tanggungjawab dalam bentuk pemenuhan nafkah materi seperti sandang, pangan, dan papan. Selain itu, ada juga tanggungjawab non materi antara lain, agama. Doa Nabi untuk cucunya itu jadi wujud perhatian beliau terhadap kebutuhan beragama atau kebutuhan bertuhan. Anak dibimbing menuju keyakinan atas eksistensi Tuhan, Allah; anak juga dituntun mencapai titik kesadaran bahwa dirinya lemah lalu oleh karena itu ia minta perlindungan kepada Dzat Yang Mahaperkasa.

Makna hadis ini, secara ringkas adalah sebagai berikut: Aku ber-ta’awwudz yaitu minta lindungan Allah melalui kalimat-kalimat Allah yang sempurna. Kalimat Allah disini bisa diartikan: Asma’ul Husna, sifat-sifat Allah, Al-Quran al-Karim, al-mu’awwidzatain (surat al-Falaq dan an-Nas). Perlindungan dari segala macam keburukan. Ada tiga keburukan dalam doa ini. Pertama, keburukan yang datang dari setan, baik itu setan dari jenis manusia atau pun jin. Kedua, keburukan dari hammah, yaitu hewan berbisa seperti ular, kalajengking, dsb. yang bisa melukai atau mengancam nyawa. Ketiga, keburukan yang muncul dari ‘ain (pandangan mata manusia) yang di dalamnya menyimpan kejahatan. Ketika doa ini dibaca, di saat yang sama di dalam hati orang yang membacanya telah terpatri keimanan yang kokoh bahwa hanya Allah lah yang kuasa memberi perlindungan.

Doa Nabi saw tersebut juga menunjukkan antusiasme, gelora semangat beliau untuk ittiba’ (mengikuti) apa yang menjadi sunnah (ajaran) Nabi Ibrahim as. []

Bagikan: