Ahad, 3 Sya’ban 1446/2 Februari 2025
PALESTINA KEWAJIBAN YANG TERLUPAKAN
Oleh: Ustadz H. Taryudi, Lc., M.Ag.
Dr. Raghib as-Sirjani dalam Kitab Filasthin Lan Tadhi’a Kaifa? menyatakan ada enam kewajiban umat Islam terhadap krisis Palestina, yaitu:
- الواجب الأول هو: تحريك القضية وبأقصى سرعة وبالمفاهيم الصحيحة.
[Kewajiban pertama: proaktif terhadap krisis Palestina melalui pemahaman yang benar].
- الواجب الثاني نحو القضية: قتل الانهزامية وعلاج الإحباط الذي دخل في نفوس المسلمين, أو رفع الروح المعنوية وبث الأمل في القيام من جديد فهذا واجب من أعظم الواجبات, ليس فقط ناحية قضية فلسطين ولكن ناحية أمة الإسلام بأسرها.
[Kewajiban kedua: menghilangkan perasaan kalah dan segera mengobati perasaan lemah yang telah merasuki jiwa kaum Muslim, atau membangkitkan semangat dan menyebarkan harapan untuk bangkit kembali. Ini adalah salah satu kewajiban terbesar, tidak hanya terhadap krisis Palestina secara khusus tapi juga terhadap krisis yang dialami umat Islam secara umum]. Menyalakan optimisme setinggi-tingginya bahwa Palestina akan meraih kemerdekaannya.
- الواجب الإيجابي الثالث نحو القضية هو التبرع بالمال.
[Kewajiban ketiga: membantu secara finansial].
- الواجب الإيجابي الرابع نحو قضية فلسطين: هو المقاطعة لكل ما هو يهودي أو أمريكي أو إنجليزي أو لأي أحد يعاون اليهود, وهو واجب وهامٌ جداً،ومؤثر إلى أبعد درجات التأثير وله من الأبعاد الاقتصادية والاجتماعية والتربوية ما لا يمكن حصره في هذه المساحة الضيقة.
[Kewajiban keempat: melakukan aksi boikot terhadap produk-produk Yahudi dan sekutunya atau siapa pun yang membantu Yahudi (Israel). Ini merupakan kewajiban yang sangat penting, sangat berpengaruh pada dimensi ekonomi, sosial, dan pendidikan yang tidak bisa diabaikan].
- الواجب الإيجابي الخامس: هو الدعاء لأهل فلسطين بالثبات والنصر, والدعاء على اليهود وأعوانهم بالهلكة والاستئصال.
[Kewajiban kelima: berdoa untuk keteguhan dan kemenangan rakyat Palestina, dan berdoa untuk kehancuran dan kemusnahan kaum Yahudi dan para pendukungnya].
- والوسيلة السادسة التي تشمل كل ما سبق، وتبقى دافعةً لكل ما سبق من وسائل وإن لم تُفعل فليس هناك نجاحٌ لأيٍ من الوسائل السابقة، وهي: إصلاح النفس والمجتمع.
[Kewajiban keenam yang mencakup semua cara di atas dan tetap menjadi kekuatan pendorong terlaksananya semua kewajiban tersebut. Jika kewajiban keenam ini tidak dilaksanakan, maka tidak satu pun cara di atas akan mencapai keberhasilan, yaitu: kewajiban melakukan perbaikan diri dan masyarakat].

